Siswa SMP Negeri 1 Baki
Bukan Keracunan
Liputan anak-anak Wasis (Wartawan Siswa).
Hari, Jum’at-Senin 13-16 Pebruari 2009
Melina dan Anita VIIA
sebelumnya anak yang katanya keracunan, jajan mie goreng di depan gerbang Sekolah yang harganya Rp. 1.000,- tetapi anita ini sebelumnya terkena sesak nafas, lalu dilarikan ke RS Dr Oen Solo Baru.
Ambar dan Sholihatun
Ketika melihat teman-temanya pingsan anak-anak yang tadinya tidak apa-apa kemudian juga ikut pingsan, karena ternyata dengan melihat anak yang pusing dan muntah-muntah mereka juga langsung ikut-ikutan. Ini yang mengakibatkan mengapa banyak anak yang mengalami pingsan dan mual-mual seperti yang di beritakan di banyak media cetak dan elektronik.
Nur Aini
Meskipun sudah sarapan tetapi ia terkena penyakit sesak nafas dan darah rendah.
Mirna Devi
Banyak anak yang mengaku belum Belum sarapan tetapi sehari sebelumnya, makan snack Doremi.
Kristina VIIA
Banyak juga anak-anak yang dari rumah belum sarapan tapi juga tidak sakit seperti yang lainnya, karena memang sekarang ini kondisi cuaca yang tidak menentu banyak mengakibatkan kondisi badan gampang ngedrop.
Desi Tri ratna VII F
Dari rumah belum sarapan waktu istirahat membeli bakso dan es the, setelah itu membeli Doremi Rp. 500,- di koperasi habis makan doremi kepalanya pusing- pusing lalu pingsan lalu pusing.
Kesimpulan
Ternyata dari sekian banyak siswa/siswi yang kami wawancarai, kebanyakan menjawab mereka belum sarapan / sudah sakit sebelumnya. Ada juga yang pingsan karena sindrom (melihat temannya yang pingsan mereka jadi ikut pingsan). Hanya ada satu anak yang memang belum sarapan, tetapi setelah memakan doremi anak ini pusing-pusing lalu pingsan. Dan sedangkan satu siswa yang dilarikan ke RS DR Oen gara-gara makan mie goring (tapi sebelumnya mempunyai sesak nafas





Komentar Terakhir